Tuesday, February 26, 2013

Daun GENJER

Tanaman genjer atau bahasa ilmiahnyaLimnocharis flava oleh ahli botani dimasukkan dalam kategori tanaman gulma.  Nah kalau anda pernah belajar biologi dan pernah lihat buku atlas tumbuhan gulma ada tanaman genjer masuk salah satunya.  Genjer pernah ngetrend di Jawa sekitar pada jaman "gestok" saat paceklik melanda sebagai sayuran, bahkan ada lagunya lho...genjer-genjer.  Nah kalau lihat filmnya Soe hoek Gie ada tuh soundtracknya genjer-genjer.  Tanaman genjer biasanya tumbuh di daerah persawahan, rawa-rawa, saluran irigasi, pokoknya di daerah yang tergenang air.  Sepintas lalu genjer mirip dengan eceng gondok namun kalau diperhatikan sangat berbeda. Kalau eceng gondok mengapung maka akar genjer masuk ke dalam lumpur.   

Karena identik dengan kaum marginal sayuran potensial ini seolah dilupakan dan tidak ada yang membudidayakannya.  Padahal menurut penelitian ilmiah, Genjer banyak mengandung unsur gizi yang diperlukan tubuh. Dalam 100 gr genjer mengandung energi 39 kkal, protein 1.7 g, karbohidrat 7.7 g, kalsium 62 mg, fosfor 33 mg dan zat besi 2.1 mg. Selain itu kaya akan serat yang baik untuk menjaga saluran sistem pencernaan. Jika rajin mengkonsumsi sayuran ini, bisa mencegah kanker kolon dan Sembelit alias BAB tidak lancar.  Daun dan bunga genjer berkhasiat untuk menambah nafsu makan hingga cocok untuk anak anda yang dalam masa pertumbuhan.  Genjer termasuk sayuran yang lezat, dan kalau mau diolah cocok dijadikan tumis, lalap, sayur pecel, campuran gado-gado atau dibuat sayur bobor nan lezat dan berkhasiat.

Read more

Tuesday, February 12, 2013

Tanaman MAJA

Buah Maja yang nama ilmiahnya Aegle marmelos sekilas bentuknya mirip jeruk Bali, dan sebenarnya memang keduanya satu keluarga, yaitu family Rutaceae. Nama internasional Maja adalah  beel fruit, bael fruit, atau wood apple.  Daun Maja di Sulawesi biasanya disebut daun Bila, dan dikenal ampuh mengobati penyakit diabetes atau menurunkan gula darah. 
Dikalangan petani buah ini dimanfaatkan untuk pestisida alami untuk mencegah serangan hama penyakit tanaman. Buah Maja jika belum masak akan berasa pahit. Seperti kisah para pendukung raden Wijaya yang memakan maja dan terasa pait dan akhirnya terjadilah nama Majapahit. Sampai sekarang kita menganggap bahwa buah maja pasti pahit, padahal kalau sudah matang buah Maja akan berasa manis.
Secara turun temurun, buah dan daun Maja telah dimanfaatkan sebagai obat herbal.

Buah, akar, dan daun maja bersifat antibiotik. Selain itu akar, daun, dan ranting digunakan untuk mengobati gigitan ular.  Khasiat farmakologis akar maja diantaranya mengobati demam. Kulit batang dan akar maja untuk obat jantung, stomakikum, dan sedatif. D aun maja untuk borok, kudis, eksim, bisul, abortif, demam, dan radang selaput lendir hidung. Buah maja untuk disentri dan diare, sedangkan kulit buahnya untuk pewangi.

Ramuan Herbal dari tanaman Maja
1. Untuk Diabetes/Penurun Gula Darah

Cara : petik  7 lembar daun Maja kemudian rebus dengan 1 gelas air (200 ml) sampai mendidih. Setelah itu minum 3 kali sehari pada pagi dan malam hari. 
Cara : petik  7 lembar daun Maja kemudian rebus dengan 1 gelas air (200 ml) sampai mendidih. Setelah itu minum 3 kali sehari pada pagi dan malam hari. 
2. Demam dan Jantung Berdebar
Bahan: Kulit akar Maja 4 gram ; rebus dengan air kurang lebih 110ml.
Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Mencret
Ramuan: Buah Maja 4 gram direbus dengan air bersih 110 ml
Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Bila ada buah yang segar, bagian yang berlendir dan buah Maja dapat dimakan langsung.
Biang Keringat
Bahan : 
    1. Daun Maja secukupnya keringkan.
    2. Rimpang Kunyit secukupnya diparut
    3. Beras secukupnya
Cara pembuatan: Bahan dicampur dikeringkan kemudian diayak menjadi bedak.
Cara pernakaian: Ditaburkan pada bagian kulit yang gatal.
Kandungan:

Read more

Saturday, January 26, 2013

Khasiat PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L)


Patikan kebo mempunyai sifat anti inflamasi (anti radang), diuretic (peluruh kencing) dan anti pruritic (menghilangkan gatal). Kandungan kimiawi yang sudah diketahui dari patikan kebo antara lain, taraxerol, friedlin, betha amyrin, betasitosterol, beta eufol, euforbol, triterpenoid, tirukalol, eufosterol, hentriacontane, flavonoid, tanin, elagic acid. Dan berdasarkan catatan hasil penelitian dan pengalaman di berbagai daerah dan penyakit negara, tanaman ini dapat mengobati disentri, melancarkan kencing, mengobati asbes paru, bronchitis kronis, asbes payudara, typus abdomenalis, radang ginjal, radang tenggorokan, astma, dan radang kelenjar susu atau payudara bengkak. 

Terna, tegak atau memanjat, tinggi lebih kurang 20 cm, batang berambut, percabangan selalu keluar dan pangkal batang dan tumbuh ke atas, warna merah atau keunguan. Daun berbentuk jonong meruncing sampai tumpul, tepi daun bergerigi. Perbungaan bentuk bola keluar dan ketiak daun bergagang pendek, berwarna dadu atau merah kecokelatan. Bunga mempunyai susunan satu bunga betina dikelilingi oleh lima bunga yang masing-masing terdini atas empat bunga jantan.
beberapa penyakit yang bisa di obati dengan Patikan Kebo adalah:
Disentri. Patikan kebo 15 - 24 gram ditambah gula pasir (bila berdarah) atau gula enau (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.
Melancarkan kencing. Tanaman segar 30- 60 gram, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari.
Bronkhitis. Ramuan:lumatkan herba Patikan Kebo segar yang belum berbunga 10 gram ditambah air secukupnya., setelah itu diperas. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan: Diulang selama 14 hari.
Abses payudara. Patikan kebo segar 60 gram ditambah 120 gram tahu putih, di tim, makan.
Thypus abdominalis. Herba segar 30 - 150 gram direbus dengan air secukupnya, 3 kali sehari.
Tinea pedis, eksim. Herba segar 90 gr ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3-5 hari, untuk cuci.
Radang ginjal ( Pyelitis, nephritis ).Tanaman kering 6-9gram atau segar 30 - 60 gram, rebus, minum.
Radang tenggorok. (TB88). Daun secukupnya, disedu dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.
Asma. 1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2 - 3 gelas air mendidih, disaring dandiminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.
Radang kelenjar susu atau payudara bengkak. Satu genggam daun patikan kebodan 2 sendok kedelai direbus dengan 3 - 5 gelas air mendidih, diminum 2 kali sehari 1 cangkir.
Read more

Saturday, January 12, 2013

MANFAAT DAUN PEGAGAN

Tanaman ini juga dikenal dengan nama antanan, rendeng, daun tungke (bugis) sudah lama dikenal sebagai tanaman obat yang sangat bermanfaat. Pegagan ini mudah dikenali dari bentuk daunnya yang bentuknya menyerupai ginjal dan berlekuk-lekuk mirip otak.  Karena itu daun pegagan dikenal sebagai obat ampuh untuk nutrisi otak.  Tanaman ini biasanya tumbuh saja secara liar, mungkin kita sering melihatnya tapi mengabaikan begitu saja herba berkhasiat ini. Herba Pegagan hidup di tanah yang agak lembab di tempat yang cukup mendapat sinar matahari ternaungi atau teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, sawah, dan sebagainya. 

Habitus:
Pegagan merupakan terna menahun tanpa batang, tetapi dengan rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap dengan panjang 10 cm - 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, bertangkai panjang sekitar 5 cm - 15 cm berbentuk ginjal. Tepinya bergerigi atau beringgit, dengan penampang 1 cm - 7 cm tersusun dalam roset yang terdiri atas 2 - 10 helai daun, kadang-kadang agak berambut. Bunga berwarna putih atau merah muda, tersusun dalam karangan berupa payung, tunggal atau 3-5 bersama-sama keluar dari ketiak daun. Tangkai bunga 5 mm - 50 
mm. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 - 2,5 mm, baunya wangi dan rasanya pahit.

Menghilangkan selulit dan Obat anti pikun dan Kecerdasan Otak 
Dalam meramu pegagan sebagai obat selulit , dosis sehari yang dianjurkan adalah 2-4 gram pegagan (seluruh bagian tanaman kecuali akar) yang sudah dikeringkan atau sekitar 15-30 gram pegagan segar. Untuk pencegahan, dapat digunakan dengan dosis 0,5-1 gram pegagan kering atau 4-8 gram pegagan segar satu hari. Dari hasil penelitian juga dilaporkan bahwa tumbuhan ini praktis tidak toksik atau aman digunakan. Jadi, tidak perlu ditakuti bahwa kelebihan takaran akan menyebabkan efek samping. Penyajiannya bisa dilakukan dalam bentuk teh (dikeringkan dan direndam dalam air seperti teh) atau pegagan segar diseduh dengan air panas selama 10 menit.

Pegagan ini dapat juga digunakan sebagai obat mujarab untuk menambah daya pikir otak dan  mengatasi kepikunan dini atau meningkatkan kecerdasan. 


PEMAKAIAN  PEGAGAN UNTUK BERBAGAI PENYAKIT:

1.Kencing keruh (akibat infeksi/batu sistem saluran kencing):
30 gram pegagan segar direbus dengan air cucian beras dari bilasan kedua.
Atau Cuci bersih 90 gr daun pegagan segar, ¼ genggam sambiloto, 1 jari kunyit, ¼ genggam kumis kucing, ¼ genggam meniran, ¼ genggam tempuyung, dan 3 lembar daun alpukat. Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan tiga kali sehari.

2.Susah kencing:
30 gram pegagan segar dilumatkan, tempel di pusar.

3.Demam, radang amandel, sakit tenggorokan, dan bronchitis :
Segenggam daun pegagan segar ditumbuk, kemudian ditambah sedikit air dan garam, saring. Diminum pagi-pagi sebelum makan.

4.Darah tinggi:
20 lembar daun pegagan ditambah 3 gelas air, direbus sampai menjadi 3/4-nya.  Sehari diminum  3 x 3/4 gelas.

5.Wasir:
4-5 batang pegagan berikut akar-akarnya direbus dengan 2 gelas air  selama ± 5 menit.  Minum rebusan ini selama beberapa hari.

6.Pembengkakan hati (liver) :
240 gram - 600 gram pegagan segar direbus, minum secara rutin   1 kali sehari.

7.Campak : 
60 -120 gram pegagan direbus, minum secara rutin   1 kali sehari.

8.Bisul :
30 gram - 60 gram pegagan segar direbus, diminum. Pegagan segar  dicuci bersih, dilumatkan ditempelkan ke yang sakit.

9.Mata merah, bengkak :
Pegagan segar dicuci bersih, dilumatkan, diperas, airnya disaring. Teteskan ke mata yang sakit 3 - 4 kali sehari.


10.Batuk darah, muntah darah, mimisan  : 
60 - 90 gram pegagan segar direbus, atau diperas, airnya diminum.

11.Batuk kering :
segenggam penuh pegagan segar dilumatkan, peras. Ditambah air  dan gula batu secukupnya. Minum.

12.Batuk asma :
Tumbuk 1 genggam pegagan, 7 daun randu, dn gula batu secukupnya. Tambahkan 1 cangkir air, saring, lalu minum air hasil saringannya setiap pagi.

13.Lepra  :
3/4 genggam ( 15-30 gr ) pegagan dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air,  sampai menjadi 3/4 -nya. Saring, diminum setelah dingin, sehari 3 x  3/4 gelas.

14.Penambah nafsu makan  :
1 genggam daun pegagan segar direbus dengan 2 gelas air sampai  menjadi 1 gelas.  Minum sehari 1 gelas.

15.Teh daun pegagan  segar berkhasiat  :
Pembangkit nafsu makan, menyegarkan badan, menenangkan, menurunkan panas, batuk kering, mengeluarkan cacing di perut, mimisan.

16.Lalaban pegagan berkhasiat segar berkhasiat  :
Membersihkan darah, terutama pada bisul, tukak berdarah. Memperbanyak empedu, sehingga memperbaiki gangguan  pencernaan.

17.Tyfus
Bahan: 1 genggam daun Pegagan, ½ genggam daun jintan dan 5 batang tapakliman.
Cara membuat: semua bahan tersebut dicuci bersih dan dikukus untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: hasilnya ditambah dengan 1 sendok makan  madu dan diminum.

18.Busung
Bahan: tumbuhan Pegagan lengkap (akar, batang dan daunnya), 3 batang alang-alang, 1 potong kulit kamboja.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air  sampai mendidih hingga tinggal  ½ gelas.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 1 cangkir.

19.Sakit Kepala
Bahan: 1 genggam daun Pegagan dan seujung sendok makan jintan.
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal  ½ gelas.
Cara menggunakan: disaring dan ditambah dengan 1 sendok makan madu, kemudian diminum.

20.Influenza
Bahan: 1 genggam daun Pegagan.
Cara membuat: ditumbuk halus (dipipis) untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: ditambah sedikit garam dan diminum.

21.Keracunan jengkol
Bahan: 10-15 daun Pegagan.
Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga  tinggal 1 ½ gelas.
Cara menggunakan: disaring dan diminum.

22.Ayan
Bahan: daun Pegagan secukupnya yang sudah kering daun gula  aren secukupnya.
Cara membuat: daun Pegagan ditumbuk halus kemudian diambil 1 sendok dan dicampur dengan gula aren secukupnya. Kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air panas (masak).
Cara menggunakan: disaring dan diminum; diulangi secara teratur.

23.Sakit perut, cacingan, keracunan gelsemium elegans dan arsenik
Rebus 27 gr pegagan segar dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusannya sekaligus saat hangat.

Read more

Wednesday, December 26, 2012

LABU SIAM Untuk Obat


Labu siam atau bahasa inggrisnya sayuran ini disebut chayote, pastinya sudah sering kita makan dan bahkan bagi beberapa orang  menjadi sayur favorit dalam hidupnya.  Labu siam bisa dimakan baik buah maupun daunnya untuk sayur.  Labu siam cukup mudah di temukan di pasar-pasar dan harganya cukup murah sehingga menjadi pilihan ibu-ibu dalam memasak. Disamping sebagai sayuran yang enak dimakan, labu siam menyimpan potensi obat yang luar biasa.

Pada buah Labu siam memiliki kadar vitamin C yang tinggi, rendah kalori, rendah sodium, tidak mengandung kolesterol, dan merupakan sumber serat yang baik bagi tubuh. sangat baik untuk mengatasi sembelit dan aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus.  Kemudian  kandungan asam Folat dalam buah labu siam sangat diperlukan bagi ibu hamil untuk mengurangi risiko kelahiran bayi cacat. Adanya Kalium juga berguna dalam menjaga tekanan darah dan membersihkan karbondioksida di dalam darah.  Labu siam juga baik untuk mencegah dan mengobati kolesterol, diabetes, melarutkan batu ginjal, mencegah aterosklerosis dan mencegah kanker. Dengan mengkonsumsi rutin labu siam dapat mencegah beberapa penyakit di atas.  

Berikut contoh penggunaan labu siam untuk pengobatan:

Batu Ginjal
Rebus daun labu siam secukupnya , minum air rebusan sebanyak 3-5 kali sehari untuk mengobati batu ginjal.
Hipertensi
Labu siam ukuran sedang 1 buah
Mentimun ukuran sedang 2 buah
Cara membuat-> Cuci bersih , iris kecil kecil untuk kemudian dibuat jus.
Aturan pakai -> Ramuan jus diminum 3 kali sehari sampai tekanan darah menjadi normal.
Gusi Berdarah dan Sariawan : 
Parut labu siam secukupnya, beri dua sendok air matang dan satu sendok madu, minum 3 kali sehari, untuk menyembuhkan sariawan, makan sebagai lauk setelah dikukus atau direbus.
Tumit Hitam : 
Getah labu siam, dioleskan di tempat tersebut, biarkan hingga kering setelah itu dicuci tumit hingga bersih.
Diabetes : 
labu siam dikukus dimakan untuk menggantikan nasi. Karena kandungan karbohidrat dalam labu siam cukup tinggi sehingga konsumsi nasi putih dapat dikurangi.
Kutil
labu siam diiris. kemudian getahnya digosok gosokkan pada kulit yang tumbuh kutil.
Kompres penurun panas:
labu siam diparut. parutan tersebut lalu tempelkan pada dahi orang yang menderita sakit panas

Read more

Wednesday, December 12, 2012

TEMULAWAK dan KHASIATNYA

Temulawak (Curcuma xanthorhiza roxb) termasuk dalam keluarga Jahe-jahean (zingiberaceae), Temulawak ini sebagai tanaman obat asli Indonesia. Tanaman Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan.Temulawak (Curcuma zanthorrhiza) kalau di disebut Sunda sebagai koneng gede dan di Madura , temu labak.
Temulawak tumbuh subur sampai dengan ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut . Rimpang akan berkembang dengan baik di tanah yang gembur.

Umbi temulawak tumbuh di pangkal batang berwarna kuning gelap atau coklat muda dengan diameter panjang 15 cm dan 6 cm, baunya harum dan sedikit pahit agak pedas. temulawak sudah lama digunakan secara turun temurun oleh nenek moyang kita untuk mengobati sakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal.

Temulawak juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan memelihara kesehatan dengan meningkatkan daya kekebalan tubuh. Dengan banyak manfaat yang nyata secara medis tersebut maka pemerintah mencanangkan “Gerakan Minum Temulawak” sejak 2 tahun yang lalu.

Manfaat dan Khasiat Temulawak lainnya adalah kurang ASI, limpa, asma, cacar air, sariawan, hepatitis, kandung empedu (bukan sal.nya tersumbat), nyeri sendi dan tulang.
Secara klinis, khasiat tumbuhan asli Indonesia ini bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Temulawak memiliki kandungan minyak atsiri dan kurkumin yang terdapat pada rimpang tumbuhan ini bermanfaat sebagai acnevulgaris, disamping sebagai anti inflamasi (anti radang)

KANDUNGAN KIMIA :
Daging buah (rimpang) temulawak mempunyai beberapa kandungan senyawa kimia antara lain berupa fellandrean dan turmerol atau yang sering disebut minyak menguap. Kemudian minyak atsiri, kamfer, glukosida, foluymetik karbinol. Dan kurkumin yang terdapat pada rimpang tumbuhan ini bermanfaat sebagai acnevulgaris, disamping sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepototoksik (anti keracunan empedu).

Cara pemakaian Temu Lawak Untuk minuman sehari-hari

Tiga lapis Irisan temulawak keringkemudian direbus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih, dan disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.

Cara Pemakaian Temu lawak untuk Obat berbagai penyakit

Sakit Limfa
Bahan: 2 rimpang temulawak, 1/2 rimpang lengkuas, 1 genggam daun meniran. Cara membuat: temulawak dan lengkuas diparut, kemudian semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, dan disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 cangkir.
Sakit Ginjal
Bahan: 2 rimpang temulawak, 1 genggam daun kumis kucing, 1 genggam daun kacabeling. Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis, kemudian direbus bersama dengan bahan lainnya dengan 1 liter air, dan disaring. Cara menggunakan: diminum selama 3 hari.
Sakit Pinggang 
Bahan: 1 rimpang temulawak, 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, 1 genggam daun kumis kucing. Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air, dan disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.
Asma 
Bahan: 1 1/2 rimpang temulawak, 1 potong gula aren. Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan dikeringkan. Setelah kering direbus dengan 5 gelas air ditambah 1 potong gula aren sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, kemudian disaring.
Sakit Kepala dan masuk angin. 
Bahan: beberapa rimpang temulawak. Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis, dikeringkan dan ditumbuk halus menjadi tepung. Kurang lebih 2 genggam tepung temulawak direbus dengan 4-5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, kemudian disaring disaring.
Maag 
Bahan: 1 rimpang temulawak. Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan sebentar, kemudian direbus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih, dan disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.
Sakit perut, Sakit perut pada waktu haid 
Bahan: 1 rimpang temulawak, 3 buah mata asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya. Cara membuat: temulawak diparut, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 3-4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.
Menghilangkan bau amis sewaktu haid : 
Bahan: 1 rimpang temulawak, 5 buah mata asam, 1 potong gula kelapa. Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan, kemudian bersama bahan lainnya ditaruh dalam waskom (rantang/ panci), diberi 2 gelas air panas dan ditutup rapat selama kurang lebih 15 menit, dan disaring. Cara menggunakan : diminum 3 kali, 1 kali sehari.
Memperbanyak produksi ASI 
Bahan: 1 1/2 rimpang temulawak, dan tepung saga secukupnya. Cara membuat: temulawak diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur dan ditambah air panas secukupnya sehingga menjadi bubur. Cara menggunakan : dimakan biasa.
Memacu ASI yang macet 
Bahan : 1 1/2 rimpang temulawak diparut, 1 potong gula kelapa, 2-3 sendok makan adonan sagu. Cara membuat : temulawak diparut, kemudian bersama bahan lainnya direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1 cangkir secara teratur.
Kesulitan buang air besar/berak 
Bahan: 1 rimpang temulawak, 3 buah mata asam, 1 potong gula kelapa. Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan sampai kering, kemudian bersama bahan lainnya diseduh dengan air panas secukupnya dan disaring. Cara menggunakan: diminum biasa.
Sembelit 
Bahan : 1 rimpang temulawak dan biji sawi secukupnya. Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus, kemudian diseduh dengan air panas secukupnya dan disaring. Cara menggunakan : diminum biasa.
Menambah nafsu makan 
Bahan: 2 rimpang temulawak, 1/4 rimpang lengkuas, 1/2 genggam daun meniran. Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.
Radang sendi, Rematik, Pegal linu 
Bahan : 25 gr rimpang temulawak, 30 gr jahe merah Cara membuat : Rebus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian disaring Cara menggunakan : diminum
Gangguan Lever 
Bahan : 25 gr rimpang temulawak, 30 gr daun serut / mirten Cara membuat : Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring Cara menggunakan : diminum selagi hangat
Mengobati Batuk dan radang saluran nafas 
Bahan : 25 gr rimpang temulawak di parut Cara membuat : Tambahkan air matang secukupnya, kemudian disaring, tambahkan madu, tambah perasan 1 buah jeruk nipis Cara menggunakan : diminum
Radang Kandung empedu 
Bahan : 30 gr rimpang temulawak di iris-iris Cara membuat : Rebus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian disaring Cara menggunakan : diminum
Mengatasi batu empedu 
Bahan : 25 gr rimpang temulawak, 30 gr menira dan gula aren secukupnya Cara membuat : Rebus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian disaring Cara menggunakan : diminum
Menurunkan kadar Kolesterol tinggi 
Bahan : 20 gr rimpang temulawak kering di tumbuk halus Cara membuat : seduh dengan air panas secukupnya Cara menggunakan : diminum selagi hangat
Radang Lambung 
Bahan : 30 gr rimpang temulawak dipotong kecil-kecil Cara membuat : Rebus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian disaring Cara menggunakan : diminum

Read more
 

Segar Alami Design by Insight © 2009